,
,,,,,,,,,pagi 28 April 2012;
para akhwat berkumpul di Bapor, rencananya pagi ini mereka akan melakukan hiking ke batu lawang.
sebelum keberangkatan, dialkukan pemanasan terlebih dahulu sebagai antisipasi agar semua berjalan sesuai rencana. susana bapor pagi ini sangatlah ramai, tiap akhir pekan ada bazar makanan, pakaian dan segala macam kebutuhan olahraga semenjak dibuat jogging track di KJ.
doc.riyadoh
08.30 WIB.
perjalanan dimulai, 15 orang akhwat melangkah beriringan. berjalan tanpa beban dengan satu tujuan
mempererat ukhwah. gelak canda dan tawa bergantian menghapus lelah dalam kebersamaan. indahnya ukhwah, indahnya kebersamaan. inilah kami, satu keluarga dalam naungan islam. bersama-sama menikmati lukisan ALLAH dalam kanvas alam. SUBHANALLAH sejauh mata memandang; hanya membuat kami makin sadar, Maha Besar ALLAH dengan semua keindahan yang diciptakannya; kami bagaikan debu bila dibandingkan dengan semuanya.
setiap letihnya perjalanan, satu kata yang kami tunggu: "merumput" itulah istilah untuk beristirahat dalam perjalanan kali ini. sesekali membuka bekal minum dan makanan atau sekedar menghirup udara segar dan mengumpulkan kembali sisa-sisa tenaga. "rumput laut" artinya kami sudah siap melanjutkan perjalanan yang tertunda. 4 jam dalam kecerian, 4 jam dalam keletihan, 4 jam saling menopang dan bekerja sama untuk mencapai puncak bukit demi bukit; sangat lelah, hanya melihat kepuncak dimana batu itu begitu kokoh berdiri. sesekali memandang kebelakang; begitu jauh sudah kai ini melangkah, tak terfikir sebelumnya akan kuat manapakan kaki kepuncak ini. selalu hanya bisa mengucap; SUBHANALLAH.
doc."rumput laut"
doc."merumput"
entah berapakali merumput untuk kembali membuat rumput laut kembali, jam 12.30 WIB kami tiba dipuncaknya batu lawang; untuk kesekiankalinya tak ada kata-kata lain kecuali hanya SUBHANALLAH yang mampu keluar dari mulut-mulut kami diluar nafas yang tersengal-sengal dan kehausan yang sangat.
disini, dipuncaknya; YA ALLAH kami kembali mengahapmu untuk mengucap syukur dan bukti penghambaan. bersama angin yang kencang; menghantarkan dzuhur ini, dzuhur yang penuh kesyukuran dan perjuangan kami kembali menghambakan diri. tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali ALLAH; angin menghembuskannya perlahan ditelinga kami. betapa nikmatnya, terasa begitu dekatnya; meski kami bukan apa-apa disini; di batu lawang yang menjadi saksi sebuah penghambaan.
doc.batu lawang
doc.puncak batu lawang
rehat sejenak dipuncaknya, menikmati bekal makan siang. melepas letih dengan berbincang dan beberapa game yang telah disiapkan panitia. letihnya terbayar; semua tak terasa lagi. yang ada hanya ingin tetap dipuncaknya; memandang hamparan permadani alam dan laut lepas yang terpampang luas.
doc.pemandangan dipuncak batu lawang
doc.saat game berlangsung
hari beranjak sore, ketika waktu ashar kita harus berada dipemukiman warga dan mancari mesjid terdekat. perjalanan pulang dimulai; tak sejauh dan seterjal perjalanan menuju puncak meski demikian lelah sangat yang dirasakan. berjalan perlahan banyak merumput. ALLAH sayang pada kami dan tahu kami sudah kelelahan, mobil bak terbuka menjadi penolong bagi kami sore ini.
terimaksih semua, terimakasih saudraku. semoga hari ini ikhwah antara kita semakin erat. semoga seterusnya bisa saling menjaga dan membantu. perjalanan merefleksikan kehidupan; perjalanan menciptakan kebersamaan; menciptakan keakraban dan kedekatan; jangan pernah menyerah, karena tak ada jalan yang tidak bisa dilalui, tak ada puncak yang tak bisa didaki. LAA HAWULA WALA QUWATA ILLA BILLAH;)
"ana uhibukka fillah,INSYA ALLAH ya ukhti".