Selasa, 28 Februari 2012

sotoji, soto instan ala kostan

SOTOJI
So..to Jamur Instan,,,
ha, singkatan toh;tapi rasanya gak sesingkat namanya loh temen-temen.
harus dicoba soto yang satu ini, selain rasanya cukup menggoda, prakris pula dan yang paling menarik itu ya namanya yang unik.
mau tahu gimana ceritanya saya bisa berkenalan sama yang namanya sotoji ini, sampai bisa menikmati bersama teman-teman sekostan, gini loh; karena teman-teman saya tahu kalau saya doyan banget sama yang namanya ngeblog, dia ngewall ke dinding fb saya tentang lomba blog yang diadain oleh debloger depok ya ini; tentang sotoji ini. saya isi tuh formulir dan front pengiriman sotojinya, sehari kemudian datanglah sotojinya kekostan. kebetulan yang nerima paket sotojinya teman sekostan. nah,langsunglah sotoji dieksekusi oleh mereka;
cukup dengan merebusnya 2 menit saja, dan mempersiapkan bumbu-bumbu yang sudah disediakan dalam kemasan; sotoji hangatpun siap disantap. yang nendang dari soto yang satu ini ya jamurnyalah, jamurnya asli dan enak banget. harus dicoba, apalagi buat temen-temen yang anak kostan ini bisa jadi makanan kebangsaan  nih setelah mie instan, selain lebih sehat, lebih praktis,yang terpenting lebih enak dan bisa lebih cepet.
dimakan ramean pasti lebih nikmat lagi. selamat mencoba kreasi sotojinya ya teman-teman;D

Kamis, 16 Februari 2012

LKP ku jaga, LKP ku cinta

tugas jaga minggi ini 5 hari.
tugas jaga berikutnya seminggu full.

disini aku mengenal mereka kakak2ku sekaligus para asisten pengajar praktikum. partner kerja, panitia bersama.
senang bisa mengenal mereka.
semoga ini awal yang baik, dunia baru, dunia yang sedang kunikmati.
jagalah semua semangat ini jangan sampai mengandur.

happy valestine not happy valentine

Senin, 13 Februari 2012

100 mimpi tak akan cukup dimasa mudamu

Aku memulai mimpi2ku dengan terlebih dulu menuliskan'y. Kata penulis 5cm jika mimpimu hanya kau ingat2 saja;ada kala'y kau lupa. Jika kau menaruh'y 5cm didepan matamu;itu akan memacumu,dan tak akan pernah luput dari pandangan.Kemanapun kau pergi,dimanapun kau berapa;mimpimu selalu menyertai.Karna tidak hanya kau pikirkan,tapi selalu kau pandang juga. 
Saat aku mulai menuliskan 1 persatu mimpi hingga tak sadar sudah mencapai 100,tak percaya aku pada mimpiku sendiri saking banyak'y.Dan aku hampir tak percaya pada diriku sendiri kalau aku bisa mewujudkan'y. Tapi ketika kau menuliskan'y percayalah kemauan bisa mengalahkan kemapuan. Ketika seminggu berlalu,pasti dicatatan mimpimu tak akan ada yg tercentang;tapi lihat dua minggu,tiga minggu,sebulan dan beberapa bulan berikut'y.Kau pasti kembali tak percaya; satu,dua,dan telah banyak mimpi yg kau centang;lebih heran lagi jumlah mimpimu akan lebih dari 100;tapi kau tak akan gentar lagi.Kau bisa membungkus mimpi2mu. 
Mulailah dari sekarang mencatat mimpi2mu agar kau bisa mencentang'y. "Kau besar karena mimpi"

Bukan adik kecilku lagi

Yang kecil jadi besar, 
yg muda menjadi tua, 
dan yg hidup pasti mati. 

Untuk adikku yg tak lagi kecil; 
usia memberikan kau banyak pilihan,pilihan untuk melupakan dan meneruskan kenangan2 kecil masa lalu. 
Saat wajahmu tak lagi lucu, 
saat tingkahmu tak lagi menggemaskan, 
atau kata2mu yg dulu hanya celotehan2 manja. 
Aku sayang kau yg dulu;adik kecilku. 
Aku sayang kau sampai kapanpun; meski bukan adik kecilku lagi. 

Saat kau mulai tak suka aku kembali menjawil pipi gembulmu. 
Saat kau mulai menolak sekantong permen dan coklat kesukaanmu. 
Saat kau enggan menemaniku lagi menikmati satu cup ice cream diatas jendela. 
Saat kau lebih suka ditepuk bahumu, 
saat kau lebih suka mengatur pola makanmu, 
saat kau lebih suka menghabiskan waktu diluaran. 

Itulah, 
dimana aku mulai merasa kau sudah benar2 besar;kau bukan adik kecilku lagi yg menggemaskan dan selalu menjengkelkan. 

Aku selalu berharap; kaki-kaki kecil itu kembali datang dan merengek meminta semangkok ice cream yg nanti'y kau lahap sendiri. 
Aku selalu berharap; tangan2 jail itu kembali menghinggapi tubuh ini,membangunkan aku yg terlelap tidur; menarik selimut dan memaksa pergi bermain2. 
Aku selalu berharap suara nyaring itu;berceloteh manja.Membisingkan telinga memaksaku menutup buku2 yg membosankan. 
Aku selalu berharap;kau tetap jadi adik kecilku. 

Bukan seperti sekarang; kau hanya diselimuti segundukan tanah,bertaburkan bunga dan air mewangian. 
Kau adik kecilku; tak pantas hanya diwakili sebongkah batu bisu;yg bertuliskan seperti prasarti. 

Kau adik keciku tesayang, meski mereka bilang aku tak punya lagi adik kecil; 
kau bukan hanya adik kecil bagiku lagi;tapi bagi tanah yg kau hinggapi dan batu yg memayungi. 

*untuk adik2ku tercinta; tetaplah jadi adik yg baik